Oleh : Novalia Harnum
Apa Sich Valentine itu ?
Hari Valentine atau Valentine’s Day atau Hari kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cintayang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.
Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.
Sejarah Valentine’s Day
Kisah St. Valentine
Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.
Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.
Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.
Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.
Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar alias benul eh betul.
Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari gak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu.
Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.
Pedoman memilih Kado Valentine
1. Bunga
Kado satu ini memang banyak diminati buat hadiah valentines day. Kalau tertarik memberi bunga, mendingan pilih yang asli. Pasalnya, itu bakal memberi arti kalau cintamu pun asli. Jika memberikan bunga palsu, cintamu pun bakal dibilang palsu. Bunga adalah kado paling pas kalau sasaranmu tergolong cewek mallow. Mereka bakal bertekuk lutut dan menganggapmu sebagai sang pejantan tangguh. Kalau sasaranmu tergolong tomboi, lupakan memberi bunga.
2. Cokelat
Orang yang suka ngasih cokelat, biasanya tergolong romantis. Ini termasuk cara gampang dan murah untuk ngebikin cewek senang. Biar spesial, susun cokelat itu dengan cara sendiri. Manfaatkan pita-pita lucu agar dia makin terkesan. Kalau malas, sekarang kan banyak spesialis penghias kado. Manfaatkan jasa mereka dan bilang kalau kado itu kamu susun sendiri. Cokelat dibilang romantis karena setelah dibuka bisa dimakan berdua. So, suruh dia buat langsung membuka kado cokelatmu. Then, nikmati berdua sambil nonton film romantis.
3. Buku
Hadiah ini paling cocok dikasihin ke mereka yang pengetahuannya gede banget. Dengan ngasih buku, kamu bakal kelihatan lebih perhatian sama pengetahuan. Yah, paling nggak punya niat lah. Cari tahu buku apa yang sedang dia incar. Jangan sampai apa yang kamu kasih ternyata sudah jadi barang koleksinya. Semakin dinanti sebuah hadiah, semakin besar efek positifnya ke kamu.
4. Parfum
Hati-hati dengan hadiah yang satu ini. Parfum bisa saja mengartikan kalau kamu menghina sang sasaran. Apalagi, kalau dia tergolong cewek yang berbau satu strata sama kambing. Udah dibelikan mahal-mahal, dia malah ngambek. Parfum baru cocok dikasihin kalau sasaranmu adalah cewek yang benar-benar hobi dandan. Kalau sasaranmu tergolong tipe ini, kamu bisa dicap berkelas. Asal, parfum yang kamu kasih bukan palsu lho!
5. Dompet
Tahu dong, dompet kan tempatnya duit.Memberi dompet ke seseorang bakal memberikan gambaran kalau kamu tuh tergolong materialistis. Selain itu, bisa juga kamu bakal dianggap orang yang sangat irit, sampai mungkin dibilang pelit. Tapi, anggapan tersebut bakal berubah kalau item ini sedang diharapkannya.
6. Baju
Membelikan baju bakal memberi kesan kalau kamu orang yang trendi. Sayang, hadiah berupa baju juga mengartikan kalau si pemberi lebih menghargai penampilan luar dari pada inner beauty. Karena itu, baju paling pas diberikan ke mereka yang suka berpenampilan heboh. Pilih baju yang sesuai sama kepribadian sasaranmu dan bersiaplah mendapat feed back positif.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar